NPCI Tegal Terbentuk, Penyandang Disabilitas akan Lebih Terpandang

Foto: Pemkab Tegal

Slawi – Banyu Tri Mulyo, atlet peraih emas di ajang Asian Para Games 2017 menemui Bupati Tegal, Umi Azizah, awal Oktober kemarin. Pertemuan tersebut untuk memperkenalkan organisasi yang dipimpinnya, National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Tegal.

Diketahui, Banyu Trimulyo terpilih menjadi ketua umum NPCI Kabupaten Tegal untuk periode 2019-2024. Organisasi ini adalah wadah untuk para atlet disabilitas. Di ruang kerja bupati, atlet kebanggaan cabor tenis meja itu menjelaskan proses terbentuknya organisasi para atlet tersebut.

“Di daerah lain sudah punya organisasi NPCI sedangkan Kabupaten Tegal belum ada, sehingga saya bersama teman-teman lainnya mendirikan NPCI. Alhamdulillah bulan Mei 2019 lalu, kita sudah mendapatkan SK dari NPCI Pemprov Jawa Tengah,” tutur Banyu.

Bupati Umi sendiri menyambut baik dengan berdirinya organisasi NPCI. Menurutnya, ada harapan baru bagi adik-adik disabilitas yang ada di Kabupaten Tegal.

“Ketuanya adalah Mas Banyu, atlet nasional sudah meraih emas, perak, dan perunggu. Ini nyata, sebagai bukti dan contoh untuk adik-adik kita lainnya,” kata Umi dikutip dari laman resmi Pemkab Tegal.

Memanusiakan Disabilitas

Dosen FKIP dan Psikologi  Universitas Sebelas Maret, Dr. Munawar Yusuf, M. Pd. memandang ada beberapa paradigma yang keliru ketika memandang kaum disabilitas. Salah satunya ialah dipandang sebagai sesuatu yang berbeda.

Maksudnya, penyandang disabilitas dianggap berbeda dengan lingkungan sosialnya sehingga dalam prakteknya mereka sering diabaikan dan diremehkan. Tentunya hal ini sangat tidak memanusiakan penyandang disabilitas.

Sebagai upaya merangkul penyandang disabilitas, dibentuklah Yayasan Pembina Olahraga Cacat (YPOC) pada 31 Oktober 1962. YPOC adalah organisasi olahraga difabel yang pada tahun 2010 berubah nama menjadi National paralympic Committee (NPC).

Organisasi yang berlokasi di Surakarta ini merupakan satu-satunya organisasi yang menjadi wadah bagi mereka penyandang disabilitas. Organisasi ini berwenang untuk mengkoordinasikan dan membina setiap dan seluruh kegiatan olahraga prestasi penyandang cacat di Indonesia maupun di ajang internasional.

Bahkan pada kesempatan bertemu dengan Bupati Tegal, Banyu menuturkan NPCI juga terbuka lebar bagi para disabilitas yang ingin mengasah atau mengembangkan bakatnya khususnya pada bidang olahraga. Dengan begitu, nantinya disabilitas akan lebih berdaya dengan prestasinya sendiri sehingga tidak ada lagi cemoohan yang tidak diharapkan. Penyandang disabilitas pun akan lebih terpandang.

Add Comment