Menelusuri Objek Wisata Unggulan Desa Wisata Cempaka

Wisata Kuliner Pasar Slumpring, Desa Wisata Cempaka. TEGALKAB

Pembangunan kepariwisataan merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mengembangkan dan memanfaatkan objek wisata sebagai daya tarik wisata. Daya tarik wisata ini bisa berbentuk keindahan alam, keragaman flora dan fauna, tradisi dan budaya, serta benda peninggalan sejarah.

Mengembangkan sektor pariwisata yang berada di lingkungan masyarakat tentu tidak terlepas dari peran masyarakat yang tinggal di daerah itu sendiri. Usaha pemberdayaan masyarakat untuk kepentingan pariwisata selalu dihubungkan dengan suatu kelompok atau komunitas yang sadar akan potensi lingkungan sekitarnya.

Yang terpenting dalam pemberdayaan masyarakat adalah bagaimana menciptakan suasana yang nyaman guna memaksimalkan potensi yang ada di masyarakat itu sendiri, potensi tersebut bisa berupa potensi sumber daya manusianya ataupun sumber daya alamnya.

Pemberdayaan yang dilakukan salah satunya berfokus pada desa dengan tujuan memaksimalkan potensi dan menjadikan desa itu sebagai desa wisata. Desa wisata dinilai menjadi salah satu pembangunan wisata yang cukup penting, karena dengan adanya desa wisata bisa memberikan perbedaan dalam variasi destinasi yang lebih dinamis dalam suatu kawasan pariwisata, konsep yang diterapkan juga tidak hanya itu-itu saja, yang cenderung berada dalam trend bercorak mass tourism.

Di Kabupaten Tegal sendiri, setidaknya sudah ada enam desa yang ditunjuk Dinas Pariwisata dan Olahraga sebagai kawasan desa wisata. Salah satunya adalah Desa Wisata Cempaka. Desa Wisata Cempaka terletak di selatan Kabupaten Tegal, tepatnya di lereng Gunung Slamet.

Desa Wisata Cempaka menjadi desa pertama di Kabupaten Tegal yang mendapat surat keputusan sebagai desa wisata pada 2017 lalu. Desa ini kemudian mengalami kemajuan yang sangat pesat dalam perkembangannya.

Desa Wisata Cempaka menjelma menjadi destinasi pariwisata yang sangat populer di kalangan masyarakat. Hal ini dinilai berdasarkan lonjakan pengunjung yang datang setiap bulannya. Dari yang awalnya hanya ada 100 pengunjung setiap bulannya, menjadi 700 orang pengunjung setiap minggunya.

Daya Tarik Desa Wisata Cempaka

Desa wisata cempaka memiliki empat daya tarik wisata yang menjadi unggulannya. Pertama, Sumber Mata Air Tuk Mudal dan Tuk Pitu. Tuk Mudal merupakan salah satu embung/telaga/umbul yang berada di tengah Desa Cempaka.

Tuk Mudal ini awalnya digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga dan pengairan bagi pertanian sekitar, seiring berjalannya waktu, warga sekitar melihat adanya potensi wisata dari Tuk Mudal ini, akhirnya dibuatlah umbul atau kolam pemandian untuk wisata masyarakat umum.

Tuk Mudal ini bersumber dari empat mata air yaitu Tuk Blambangan, Tuk Pengayeman, Tuk Gorang, dan Tuk Nangkaair. Keluaran dari Tuk Mudal ini bersatu dengan aliran air dari 3 mata air lainnya sehingga titik pertemuan air ini disebut dengan nama Tuk Pitu dan dipercaya menjadi air yang memiliki khasiat luar biasa.

Objek wisata kedua, adalah Pasar Slumpring, merupakan pasar tradisional yang digagas oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Cempaka. Tujuan utamanya adalah meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar melalui kegiatan pariwisata.

Konsep pasar slumpring menjajakan makanan dan minuman tradisional tempoe doeloe dengan alat tukar berupa iratan bambu. Nama Slumpring diambil dari kata pring atau bambu, dalam bahasa Jawa.

Itulah mengapa pengunjung yang datang harus menukarkan uangnya terlebih dahulu dengan iratan bambu sebagai alat jual beli di pasar ini. Pasar Slumpring ini diadakan setiap hari Minggu pukul 7 pagi sampai 12 siang dan bertempat di sekitar kebun bambu.

Objek wisata ketiga, adalah Bukit Bulak Cempaka (BBC), merupakan bukit di ujung Desa Cempaka yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Brebes. BBC langsung menghadap ke arah barat dengan pemandangan berupa persawahan dan perkampungan di wilayah Kabupaten Brebes.

Bukit ini dilengkapi dengan berbagai gazebo dan menara selfie yang memanjakan pengunjung dengan hembusan udara yang sejuk. Waktu terbaik menikmati BBC adalah sore hari dengan pemandangan matahari terbenam.

Objek wisata unggulan keempat, Camping Ground Hill Top, merupakan arena camping ground di bukit barisan tepian Desa Cempaka yang dimulai dari Bukit Bulak, Bukit Cengis, Bukit Mengger, dan Bukit Brongkol.

Keempat bukit ini menawarkan sensasi yang berbeda untuk kepuasan kegiatan camping. Bukit Bulak cocok bagi pengunjung yang tidak terlalu suka untuk menaiki bukit yang terjal, Bukit Cengis dan Mengger memiliki ketinggian yang medium, dan bagi penyuka tantangan dapat mencoba camping di Bukit Brongkol dengan sensasi berdiri di atas awan saat menjelang subuh.

Add Comment